Selamat Datang di Website Resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong

Gampong Diminta Segera Selesaikan APBG

Kategori : Sekretariat DPMG Aceh Selasa, 28 Januari 2020 - Oleh admin

BANDA ACEH - Proses penyaluran dana desa tahun 2020 akan dipercepat seiring dengan keluarnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang baru. Untuk itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPBN) Provinsi Aceh mengharapkan kepada seluruh gampong agar segera menyiapkan APBG 2020.

Kepala Kantor Wilayah DJPBN Provinsi Aceh, Zaid Burhan Ibrahim, kepada Serambi, Minggu (19/1) mengatakan, dalam PMK terbaru yakni PMK No. 205 Tahun 2019, dana desa dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) tidak lagi ditransfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), tetapi langsung ke Rekening Kas Desa (RKD) sehingga prosesnya menjadi lebih cepat.

“Kalau dulu, proses transfer ke rekening daerah bisa memakan waktu hingga 7 hari kerja, sekarang dengan transfer ke rekening desa hanya sekitar 2 hari kerja, jadi lebih cepat,” katanya.

Di samping itu, skema penyaluran juga diubah. Jika sebelumnya untuk tahap I sebesar 20 persen, tahap II 40 persen, dan tahap III 40 persen, sekarang dibalik menjadi 40 persen tahap I, 40 persen tahap II, dan 20 persen tahap III. Dengan demikian, selain penyalurannya menjadi lebih cepat, diharapkan dana yang berputar di desa pada awal tahun juga lebih besar.

Pihak  DJPBN Provinsi Aceh ia katakan sudah siap menyalurkan dana desa tersebut kepada 6.497 gampong di Aceh. Seluruh data yang meliputi nama gampong, nomor rekening, NPWP, dan lainnya sudah dimasukkan ke dalam sistem. “Harapan kita pada minggu ketiga Januari ini sudah bisa kita salurkan. Untuk tahap I Januari-Juni, besaran dana yang ditransfer sebesar 40 persen,” ujarnya.

Ia berharap penyaluran bisa dipercepat sesuai target. Untuk itu, segala pernyaratan yang dibutuhkan harus sudah dilengkapi, yaitu Peraturan Bupati/Wali Kota tentang Tata Cara Pembagian dan Penetapan Rincian Dana Desa per Gampong, Surat Kuasa Bupati/Walikota tentang Pemindahbukuan dana desa, dan Qanun Gampong tentang APBG.

“Sepanjang ketiga syarat itu terpenuhi, dana bisa langsung ditransfer. Kalau dari sisi kami, kami sudah siap. Untuk peraturan bupati/wali kota, surat kuasa, dan aturan APBG itu kan ranahnya daerah. Tetapi saya yakin pemkab/pemko dan desa sudah menyiapkan hal ini,” imbuh Zaid.

Terpisah, Kepala DPMG Langsa, Al Azmi, yang dihubungi Serambi, mengatakan, sejauh ini baru dua gampong di Langsa yang sudah menyiapkan APBG. Tetapi pihaknya menargetkan dalam waktu dekat seluruh gampong di Langsa sudah menyiapkan APBG, sehingga dana desa diharapkan sudah masuk ke rekening desa pada akhir Januari 2020. Apalagi peraturan wali kota sebagai petunjuk tekni (juknis) dari PMK juga sudah selesai. “Harapan kita di akhir Januari ini dana desa sudah masuk, sesuai dengan target dari Pemerintah,” ucapnya.

Hal senada juga diutarakan Kepala DMPG Kota Banda Aceh, Dwi Putrasyah. Dia mengatakan, saat ini gampong-gampong di wilayah kerjanya sedang menyusun APBG dan beberapa lainnya sedang menyusun Rencana Kerja Pemerintah Gampong (RKPG). “Januari ini saya yakin sebagian besar gampong di Kota Banda Aceh sudah menyelesaikan APBG-nya,” ujar Dwi.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh, Azhari Hasan, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa saat ini proses penyiapan APBG 2020 memang sedang dibahas di gampong-gampong. Sebagian bahkan sudah ada yang sudah disepakati antara keuchik dan tuha peut.  “Mudah-mudahan dalam minggu ini jumlah gampong yang sudah ada kesepakatan APBG-nya semakin bertambah banyak, sehingga kemudahan proses penyaluran dana desa tahap I diawal Januari ini termanfaatkan dengan baik oleh gampong-gampong,” harap Azhari.(yos)

 https://aceh.tribunnews.com/2020/01/20/gampong-diminta-segera-selesaikan-apbg

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Gampong Diminta Segera Selesaikan APBG, https://aceh.tribunnews.com/2020/01/20/gampong-diminta-segera-selesaikan-apbg.

Editor: hasyim