Selamat Datang di Website Resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong

Nova Akui Kemiskinan Belum Turun Signifikan

Kategori : Sekretariat DPMG Aceh Selasa, 28 Januari 2020 - Oleh admin

TAKENGON - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, mengakui bahwa penurunan angka kemiskinan di Serambi Mekkah belum signifikan. Untuk tahun 2019 penurunan angka kemiskinan hanya sekitar 0,6 persen. Oleh karena itulah pada tahun 2020 pihaknya akan mengupayakan tingkat penurunan yang lebih baik lagi.

Hal itu dikemukakan Nova Iriansyah seusai meresmikan Gedung Kantor Sistem Administrasi Satu Atap (Samsat) Aceh Tengah di Kampung Kute Lot, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten setempat, Selasa (21/1/2020). "Angka kemiskinan memang belum turun signifikan. Jadi, saya terima semua kritikan tentang itu demi peningkatan di tahun ini," kata Plt Gubernur Aceh ini.

Nova Iriansyah melanjutkan, untuk tahun 2020 angka kemiskinan diusahakan dapat turun secara signifikan. Paling tidak, bisa sama dengan kemiskinan nasional. "Terkait dengan adanya kritikan, itu merupakan bagian demokrasi. Siapa saja bisa mengeluarkan pendapat. Tapi harus realistis karena angka kemiskinan menurun. Nah, apakah termiskin, atau tidak termiskin, itu masalah lain lagi," tegasnya.

Menurut Nova, kunjungannya ke beberapa daerah selama beberapa hari terakhir untuk melihat langsung hasil pembangunan tahun 2019 yang tersebar di sejumlah kabupaten di Dataran Tinggi Gayo (DTG). "Diharapkan pembangunan ini bukan hanya hasil, tetapi bagaimana bisa bermanfaat. Jadi, manfaat ini yang kita ukur. Salah satu parameter adalah turunnya angka kemiskinan," jelas Nova Iriansyah.

Selain meresmikan Gedung Kantor Samsat Aceh Tengah, Plt Gubernur Aceh juga melakukan peninjauan logistik di BPBD Aceh Tengah, serta pembangunan rumah layak huni. Menurut Nova Iriansyah, jumlah rumah layak huni di Aceh tahun 2019 sebanyak 4.070 unit dari target 5.000 unit rumah. "Memang kemarin ada kendala. Tapi di tahun 2020, Insya Allah ada 5 ribuan lagi. Dan kita harap di akhir 2020 sebanyak 10 ribu rumah bisa kita selesaikan," imbuhnya.

Nova Iriansyah juga sempat menyinggung tentang pentingnya keberadaan Kantor Samsat. Kantor ini merupakan kolaborasi antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota serta pihak kepolisian, khususnya dari Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas). "Dengan adanya kolaborasi seperti ini, kerja-kerja kita ke depan bisa berhasil dan maksimal," sebut Nova Iriansyah.

Plt Gubernur Aceh dalam mengunjungi beberapa objek pembangunan tahun anggaran 2019, hanya mendatangi beberapa tempat sebagai simbolis. Dalam kunjungan ke Aceh Tengah, Nova Iriansyah didampingi Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar, serta sejumlah anggota Forkopimda setempat. Setelah dari Aceh Tengah, Plt Gubernur melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Bener Meriah.

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyebutkan, tulang punggung pembangunan bersumber dari pajak, termasuk dengan adanya pajak kendaraan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, capaian pajak secara nasional belum begitu maksimal. Oleh karena itulah, Nova meminta para personel yang pekerjaannya berkaitan dengan pajak kendaraan ini berkolaborasi sehingga hasilnya maksimal. "Salah satu pajak yang optimal itu adalah dari kendaraan bermotor. Makanya, semua personel yang ada di kantor menjadi bagian dari pahlawan pembangunan," puji Plt Gubernur Aceh ini. (my)

https://aceh.tribunnews.com/2020/01/22/nova-akui-kemiskinan-belum-turun-signifikan