Selamat Datang di Website Resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong

DANA DESA MULAI DICAIRKAN

Kategori : Sekretariat DPMG Aceh Senin, 03 Februari 2020 - Oleh admin

Banda Aceh- Target pencairan dana desa taha I pada Januari 2020 akhirnya berhasil di capai, meskipun belum terlalu signifikan. Kementrian Keuangan (Kemenkeu) melelui Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan (DJPBN) Provinsi Aceh, hingga kamis (30/1/2020) telah mentransfer dana desa kepada 20 gampong dari tiga Kabupaten/Kota di Aceh.
“Alhamdulillah meski belum terlalu signifikan, tetapi sudah 20 gampong yang telah mencairkan dana desa tahap I. Sembilan gampong di Kabupaten Aceh Tamiang,sembilan gampong di Kabupaten Bener Meriah dan dua gampong di Kota Langsa” sebut Kepala Kantor Wilayah DJPBN Provinsi Aceh, Zaid Burhan Ibrahim, kepada serambi kemarin.
Disamping 20 gampong tersebut, banyak gampong gampong yang lainnya yang sedang alam proses pencairan dan sedang dalam proses pengajuan pencairan. Karena itu ia optimis pada jumat (30/1/2020) hari ini, jumlah gampong yang akan menerima transfer dana desa akan kembali bertambah. Pihaknya bersama Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Gampong (DPMG) Acehakan terus memonitor proses pencairan dana desa ini.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, kepada Plt Gubernur dan Kepala DPMG Aceh yang terus menerus melakukan koordinasi, juga kepada Bupati/Walikota sehingga pencairan dana desa bisa dilakukan pada bulan Januari” uajr Burhan.
Disaamping itu, mengingat di Aceh terdapat 6497 gampong yang harus dikejar pencairannya, maka pihknya berharap Bupati/Walikota terus mendorong gampong agar menyelesaikan syarat-syarat pencairan dana desa, seperti Peraturan Bupati/Walikota tentang Tata Cara Pembagian dan Penetapan Rincian Dana Desa Per Gampong, Surat Kuasa Bupati/Walikota tentang pemindahbukuan dana desa, dan Qanun Gampong tentang APBG.
Secara tepisah, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, saat dikonfirmasi serambi juga menyambut positif atas tercapainya target pencairan dana tahapI pada Januari 2020. Hal ini menunjukkan bahwa pencairan dana desa memang bisa di percepat. “Per hari ini sudah 20 desa yang sudah menerima dana desa tahap I. Memang belum signifikan, tetapi belum pernah kejadian dana desa di Januari sudah mulai cair”. Ujar Nova.
“Nah dari sini terbukti bahwa ternyata pencairan dana desa bisa cepat. Saya imbau kepada Bupati/Walikota hingga ke keuchik untuk melengkapi semua syarat syaratnya, sehingga pencairan bisa lebih cepat,” imbau Nova lagi.
Percepatan penyaluran dana desa ini, kata Plt Gubernur Aceh, merupakan perintah Presiden RI untuk memperkuat program pemberdayaan ekonomi rakyat mulai 2020. “Pemberdayaan ekonomi rakyat ini tidak terlalu terukur sepertu pembangunan infrastruktur, sehingga kegiatan harus dilakukan lebih awal agar kelihatan hasilnya di akhir tahun. Dengan pencairan dana desa di awal tahun, maka kegiatan di gampong-gampong bisa langsung dilaksanakan,” demikian Nova Iriansyah.(Yos)

Tayang Serambi Indonesia edisi Jumat (31 Januari 2020)